Kronologi Tertimbunnya 10 Pekerja Tambang di Lubang Galiannya Sendiri

Kronologi Tertimbunnya 10 Pekerja Tambang di Lubang Galiannya Sendiri

Tujuh orang dikabarkan masih tertimbun reruntuhan tambang emas ilegal yang berada di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarap

MERANGIN - Nasib nahas dialami tujuh orang pelaku tambang ilegal model lubang jarum yang terjebak di dalam lubang akibat tanah longsor menimbuni lobang jarum Minggu (02/09/18).

Tujuh orang dikabarkan masih tertimbun reruntuhan tambang emas ilegal yang berada di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarap Kabupaten Merangin, Jambi tersebut.

Diduga penyebab longsornya tanah di dalam lubang diakibatkan bocornya tempat tambang mereka dari Sungai Merangin hingga air masuk ke dalam lubang jarum, sehingga pekerja yang sedang melakukan aktivitas terjebak di dalam lobang tersebut.

"Lubang jarum kami bocor dan air sungai Batang Merangin masuk ke dalam lubang sehingga terjadi longsor dan menutupi lubang jarum. Karena lubang tempat kami bekerja berada di bawah sungai batang Merangin," terang salah satu pekerja yang enggan disebut namanya.

Berikut nama-nama korban yang masih tertimbun di dalam lobang tambang emas ilegal.

1. Ali warga Sungai Nilau

2. Andri warga perantauan dari jawa

3. Opong warga perantauan dari jawa

4. Mamat warga perantauan dari jawa

5. Maman warga perantauan dari jawa

6. Pak Kumis warga perantauan dari jawa

Sementara satulagi korban dikabarkan warga Tanjung Mudo Kecamatan Sungai Manau belum di ketahui namanya.

Kepolisian pun dikabarkan kesulitan untuk mencapai lokasi. Medan yang terjal dan tempat kejadian yang harus melewati sungai membuat proses olah TKP tak kunjung dilakukan pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Merangin Iptu Khairunas saat dikonfirmasi mengatakan jika pihaknya belum bisa ke lokasi kejadian.

"Kami belum bisa mencapai lokasi, warga di sini kurang kooperatif sehingga tidak satu pun perahu sebagai alat transportasi satu-satunya tidak bisa kami gunakan. Ditambah lagi saat ini kondisi hujan dan malam hari sehingga kami tunda hingga esok hari untuk menuju ke lokasi kejadian," terang Khairunas

Artikel Asli
Sumber: Okezone.com