Mengenal Appoggiatura, Not Lagu yang Bisa Bikin Orang Baper Mendadak

Mengenal Appoggiatura, Not Lagu yang Bisa Bikin Orang Baper Mendadak

Mengenal Appoggiatura, Not Lagu yang Bisa Bikin Orang Baper Mendadak

Pernahkah kamu merasa sedih atau baper mendadak saat mendengarkan lagu? Kamu ikut tersentuh karena nada dan lirik yang ngenes? Barangkali kamu sedang menikmati Appoggiatura! Penasaran appogiatura itu apa dan kenapa bisa bikin kamu mewek setengah mati?

1. Appoggiatura adalah not lagu yang bisa bikin orang emosional: merinding, tegang, sampai menangis

Appoggiatura adalah satu ornamen dalam notasi musik, yang bila bertemu dengan melodi akan menghasilkan harmoni yang unik. Secara ilmiah, appoggiatura bisa membangkitkan perasaan tertentu pada pendengar. Appoggiatura ini memang dilakukan secara sengaja oleh pencipta lagu dan penyanyinya.

Nilai not Appoggiatura adalah separuh dari not dasar. Not appoggiatura menjadi not mistik karena saat diperdengarkan, dapat membuat penikmatnya emosional. Entah sedih, merinding, tegang, menangis, terganggu, hingga nyaman. Appoggiatura memberi efek mengejutkan pada lagu, bahkan dapat mengacaukan harmoni lagu.

2. Istilah appoggiatura ditemukan oleh psikolog John Sloboda saat melakukan sebuah eksperimen di awal tahun '90an

John Sloboda adalah psikolog asal Inggris. Sepanjang hidupnya, ia banyak menghasilkan karya-karya akademik di bidang psikologi musik (gabungan psikolog, ahli syaraf, dan musisi akademis). Ia pernah meminta pendengar musik untuk mengidentifikasi bagian lagu mana yang bisa membangkitkan reaksi fisik tertentu. Responden pun menyampaikan ada 20 bagian dalam lagu yang bisa membuat pendengarnya menangis atau merinding. Sloboda menganalisis bagian tersebut dan menemukan satu tren yang sama. Tren ini ia namakan Appoggiatura.

3. Salah satu lagu yang mengandung appoggiatura adalah "Someone Like You" milik Adele

Appoggiatura dalam lagu Adele terletak pada bagian refrainnya dengan lirik "Never mind, I'll find someone like you". Tepat di bagian kata "you" itulah appggiatura berada. Saat memasuki refrain, Adele melakukan modulasi tekanan suara sedikit panjang sebelum akhirnya memulai nada baru. Peneliti mengatakan, cara Adele ini memainkan emosi pendengar.

Secara konstruksi, lagu "Someone Like You" dimulai dengan nada lembut dan pola yang berulang-ulang. Bagian awal dinyanyikan dengan frekuensi tipis, namun liriknya membangun emosi. Masuk ke chorus, Adele menaikkan suara satu oktaf dan volumenya pun ditambah. Harmoni lagu bergeser dan liriknya semakin dramatis ketika tersebut "Sometimes it last in love sometimes it hurts instead".

4. Apa yang terjadi pada syaraf otak pendengar lagu-lagu appoggiatura?

Menurut Martin Guhn (psikolog dari Universitas British Columbia), ketika bagian lagu berappoggiatura lepas dan terdengar berbeda dari pola awalnya, syaraf simpatetis manusia langsung siaga penuh. Detak jantung akan lebih kencang dan keringat mulai muncul. Setelah itu, mulai muncul emosi seperti bahagia atau sedih. Biasanya, yang paling banyak muncul adalah sedih.

5. Lalu, kenapa lagu mellow bisa populer sekali?

Robert Zatorre dan tim peneliti syaraf dari Universitas McGill mengatakan, musik yang intens dan secara emosional sangat padat, akan membuat tubuh melepas hormon dopamine. Hormon ini dilepas ke bagian otak yang mengatur rasa senang kita. Ini mirip dengan pelepasan dopamine saat lapar, mencandu narkoba, atau berhubungan seksual. Rasanya nyaman. Bahkan, besaran dopamine yang dilepas ke syaraf otak dengan jumlah kita merinding juga bisa dihubungkan lho!

Pada akhirnya, lagu berappoggiatura akan membuat kita ketagihan selain emosional. Kamu juga ingin menikmati lagu appoggiatura yang lain? Cobalah dengarkan "A Thousand Years" dari Christina Perri, "Without You" dari Mariah Carey, dan "We Can Work It Out" dari The Beatles.

Artikel Asli
Sumber: IDN Times