Penyesalan Terbesar Wenger: Gagal Beli Ronaldo

Penyesalan Terbesar Wenger: Gagal Beli Ronaldo

Manajer Arsenal, Arsene Wenger kecewa berat gagal rekrut Ronaldo. (AP/Francisco Seco)

Liputan6.com, London - Arsene Wenger punya penyesalan terbesar selama menangani Arsenal. Ia mengaku sedih karena kalah bersaing dengan MU untuk membeli Cristiano Ronaldo.

Rumor yang menyebutkan Arsenal ingin merekrut Ronaldo ketika muda ternyata benar. Bahkan negosiasi sudah berjalan dalam level yang intens.

Sayangnya transfer itu tak pernah terwujud. Ronaldo justru pindah ke pesaing terberat Arsenal, MU.

"Saya sangat sedih karena gagal mendapatkannya. Dia sudah hadir di sini bersama ibunya," kata Wenger seperti dilansir Evening Standard.

"Anda bisa bayangkan jika dia benar-benar hadir di sini. Dia bisa berduet dengan Thierry Henry dan bisa saja mengubah sejarah saya selama di sini," ujarnya menambahkan.

Kalah Lawan MU

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger memberikan arahan kepada timnya saat melawan Atletico Madrid pada semifinal Liga Europa di Wanda Metropolitano stadium, Madrid, (3/5/2018). Atletico menang 1-0. (AP/Francisco Seco)

Menariknya, Wenger membeberkan kegagalan transfer Ronaldo karena masalah uang. Tidak ada penolakan dari pemain asal Portugal itu untuk bergabung ke Arsenal.

"Kami masih bernegosiasi dengannya saat menawarkan dana 4,5 juta. Namun MU datang dan menawarkan 12 juta pound sterling dan kami tak mampu menyamainya," ucap Wenger.

"Begitulah negosiasi berjalan. Kita harus tahu kapan harus memberi dan kapan harus mundur," ujarnya.

Performa Ronaldo

Megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. (AP Photo//Emilio Morenatti)

Penyesalan Wenger memang layak. Pasalnya Ronaldo menjadi salah satu pemain terbaik MU.

Di sana dia mampu menyumbang sembilan gelar. Termasuk tiga gelar Liga Inggris secara beruntun.

Artikel Asli
Sumber: Liputan6.com