Sangat miris, masyarakat Kuala Kampar sudah seminggu kesulitan dapatkan BBM

Sangat miris, masyarakat Kuala Kampar sudah seminggu kesulitan dapatkan BBM

Mediariau.com, Kuala Kampar - Kesulitan mendapatkan BBM bukan menjadi hal yang biasa lagi di kecamatan Kuala Kampar, karena dari informasi yang dihimpun, daerah yang berbatas antara Riau dan Kepri ini merupakan daerah yang paling sulit mendapatkan Bahan Bakar baik  Premium, Pertalite, dan Solar. 

Sebut saja dalam beberapa minggu terakhir ini, masyarakat Kuala Kampar sudah sangat mengeluh dengan kelangkaan BBM,  belum ada solusi yang bisa dipecahkan baik dari pemerintah, maupun pemasok BBM/Agen. 

Seperti di katakan Rozali kepada mediariau.com via telpon seluler, Kelangkaan pada beberapa minggu ini merupakan yang paling terparah, sebab masyarakat benar-benar kesulitan mencari BBM. 

"Sekarang ini untuk mencari 1 litre saja susah apalagi mau mendapatkan dalam porsi yang banyak, honda-honda pun sudah tidak dapat digunakan, seperti siang tadi, ada satu pedagang eceran mendapat kan 2 Gelen Bensin dengan 35 Litre/gelennya dalam jangka waktu 30 menit sudah habis dibeli masyarakat, mungkin sebagai Informasi untuk wilayah Kuala Kampar Bensin tidak dijual dalam bentuk Litre tapi melainkan dalam bentuk botol, ukuran dalam satu botolnya itu sebanyak 0,8 Litre dan botol Aqua besar 1.3 Litre, jadi coba banyangkan berapa sulitnya BBM di wilayah kami ini, untuk kapasitas isi saja dikurangi, sedangkan harga jenis Premium saat ini Rp. 9.000 perbotol untuk ukuran 1 botol aqua besar Rp. 25.000," ungkap Rozali

Harapnya lagi," Masyarakat disini berharap Pemerintah Kabupaten Pelalawan agar bisa berkomunikasi dengan Kecamatan tentangga, Kecamatan Kundur (Tanjung Batu-Kepri) supaya mengizin kan agen-agen boleh mengambil BBM dari Provinsi Tetangga tersebut, apabila BBM masih di Pasok dari Buton-Pangkalan Kerinci maka hal seperti inilah yang akan terjadi terus menerus, dengan demikian Masyarakat hanya ingin kemudahan dan jangan dipersulit, sudah kita ketahui Kecamatan Kuala Kampar ini letak daerahnya sangat jauh daerah paling timur di Provinsi Riau, jadi kami memohon, tolong di permudahkan ! semoga saja Pemerintah Kabupaten Pelalawan bisa melakukan kompromi/negosiasi dengan dearah tetangga, agar disini tidak ada kendala lagi di persediaan BBM," tutupnya.***red

Rezky FM 

Berita RiauBerita TerkiniBerita TerbaruBerita PelalawanBerita Kuala Kampar