Tanpa Disadari, Kita Makan Puluhan Ribu Plastik Setiap Tahunnya

Tanpa Disadari, Kita Makan Puluhan Ribu Plastik Setiap Tahunnya

Ilustrasi sampah plastik (Foto: Pixabay)

Masalah polusi plastik kini menjadi salah satu masalah lingkungan yang paling disorot. Belakangan ini muncul isu mikroplastik yang mengotori lautan dan kemudian termakan oleh makhluk yang hidup di dalam laut. Karena itu, muncul dugaan bahwa mikroplastik yang mencemari laut dan termakan oleh hewan laut bisa berpindah juga ke manusia yang memakan hewan tersebut.

Sebuah penelitian pada tahun 2014 menunjukkan satu porsi kerang untuk konsumsi di Eropa mengandung 90 mikroplastik. Dan diperkirakan, seorang yang sangat gemar memakan kerang bisa mengonsumsi 11 ribu mikroplastik setiap tahunnya.

Mikroplastik dapat juga ditemukan di dalam ikan kalengan meski jumlahnya masih sangat rendah. Dikutip dari Science Alert, rata-rata pengonsumsi ikan kaleng memakan lima mikroplastik dalam setiap porsi ikan. Tak hanya dari tubuh ikan yang memakan langsung mikroplastik, plastik berukuran mikro itu juga bisa masuk ke iikan kalengan melalui proses pengalengan ataupun dari udara.

Bukan cuma ikan dan kerang, garam laut juga diperkirakan mengandung mikroplastik. Setiap satu kilogram garam laut disebut dapat mengandung 600 mikroplastik.

Gelas plastik (Foto: Thinkstock)
Gelas plastik (Foto: Thinkstock)

Dan ternyata bukan hanya makanan dari laut. Mikroplastik diduga lebih banyak terdapat pada makanan yang bukan berasal dari hasil laut.

Mikroplastik ditemukan pada ayam di Meksiko, juga pada madu dan bir. Setiap botol bir bisa mengandung belasan mikroplastik.

Sampai saat ini, yang dianggap sebagai sumber mikroplastik terbesar yang kita konsumsi adalah air kemasan. Hasil pemeriksaan pada air minum botolan sekali pakai mengandung antara dua hingga 44 mikroplastik per liter, sementara botol yang dapat diisi ulang mengandung antara 28 hingga 241 mikroplastik per liter.

Mikroplastik juga ditemukan pada debu dalam ruangan. Sebuah penelitian memperkirakan bahwa kita bisa kemasukan hampir 70.000 mikroplastik dari debu yang menempel pada makanan sehari-hari kita setiap tahunnya.

Bukti-bukti di atas merupakan bukti bahwa plastik sudah mencemari lingkungan bahkan hingga akhirnya masuk ke tubuh kita. Meski belum ada bukti bahwa mikroplastik dapat menyebabkan penyakit pada makhluk hidup, namun penelitian mengenai mikroplastik ini merupakan peringatan bahwa manusia harus segera bertindak mengurangi pencemaran plastik sebelum bertambah parah.

Artikel Asli
Sumber: kumparan