Pilgub Riau 2018

Warga Batang Cenaku Cemburu dengan Pelayanan Kesehatan di Siak, dan Minta Syamsuar juga Terapkan di Inhu

Warga Batang Cenaku Cemburu dengan Pelayanan Kesehatan di Siak, dan Minta Syamsuar juga Terapkan di Inhu

Syamsuar Calon Gubernur Riau 2018 nomor urut 1 melakukan dialog dengan masyarakat Batang Cenaku, Inhu. (goriau.com)

INHU - Bagusnya pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Siak ternyata membuat masyarakat di Batang Cenaku, Indragiri Hulu atau Riau pada umumnya cemburu dengan masyarakat Siak.

Apalagi Pemkab Siak melalui Dinas Kesehatan menjamin warga miskin untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di sejumlah rumah sakit, termasuk rumah sakit rujukan yang ada di Pekanbaru dan Pulau Jawa .

Sementara, kata Rida saat kampanye dialogis Cagubri nomor 1, Syamsuar di Kecamatan Batang Cenaku, Kamis (22/2/2018), ia dan mungkin warga miskin lainnya tidak mendapatkan kartu BPJS Kesehatan untuk masyarakat miskin.

"Jadi kalau kami sakit ya berobat bayar pribadi saja, karena tidak dapat BPJS untuk orang miskin. Mau daftar ke BPJS Kesehatan Mandiri, tidak sanggup bayar iuran bulannya. Makanya agak iri dengan orang Siak, bisa dengan mudah mendapat pelayanan kesehatan," kata Rida yang datang bersama balitanya.

Hal serupa juga disampaikan Yunus, salah seorang tokoh masyarakat Batang Cenaku. Dikatakannya, ia tertarik dengan pemaparan Cagub Riau nomor 1 ini soal pelayanan kesehatan di Siak. Bahkan ia berharap program yang sama juga bisa dijalankan di Inhu.

"Apakah nanti ketika bapak Syamsuar menjadi Gubernur Riau, pelayanan kesehatan gratis itu juga bisa dirasakan masyarakat di Inhu ini. Karena banyak masyarakat tidak sanggup membayar iuran bulanan BPJS Kesehatan," kata Yunus.

Menanggapi apa yang disampaikan warga itu, Syamsuar mengatakan, jaminan kesehatan gratis itu hanya diberikan kepada masyarakat miskin. Kalau dari keluarga mampu tidak mendapatkan biaya pengobatan subsidi dari pemerintah.

" Ini akan menjadi PR kami nanti saat diamanahkan menjadi Gubernur Riau, untuk itu mari sama-sama kita bersatu dan berdoa agar jalan saya dan pak Edy Nasution menuju Riau 1 dilancarkan Allah SWT," ucap Syamsuar Bupati Siak yang sedang dalam masa cuti ini.

Selanjutnya, masih dikatakan Syamsuar, di Siak juga ada namanya Alarm persalinan untuk para ibu. Tidak perlu menunggu para suami, tapi Bidan di puskesmas akan datang langsung ke rumah ketika alarm persalinan itu berbunyi atau ketika sang ibu akan melahirkan.

"Alarm Persalinan merupakan suatu aplikasi berbasiskan data base. Dengan aplikasi ini dapat mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Siak. Aplikasi ini dikembangkan secara online," kata Syamsuar. ***

Sumber:goriau.com

samsuarpilkadapilgubriaupemilu