1 Negara Berpuasa Penuh di Bulan Syakban, Yuk

1 Negara Berpuasa Penuh di Bulan Syakban, Yuk

Yusuf Mansur. Foto: kumparan

Sekalian berdoa buat anak-anak, keluarga, supaya hebat-hebat, super-super, top-top, baik-baik, lurus-lurus, barokah, kaya raya, sukses-sukses, selamat-selamat, dan sehat-sehat. Dengan meluruskan niat dan doa untuk kampung, kota, bangsa, negara, dan seluruh negara. Beserta turunan-turunan hingga akhir zaman. Untuk ampunan, tolak bala, rezeki, juga untuk surga-Nya Allah..

Bacaannya; dalam sehari, 100 hawqolah. Hawqolah yakni bacaan laa hawla walaa quwwata illa billah. Bebas kapan saja waktunya. Kalau dirasa mendesak, berat, sulit, mengkhawatirkan, 300 kali saja dalam sehari semalam dan sangat boleh dicicil.

Ini dulu. Hal lainnya berkenaan dengan SIT dan AYM, saya posting ulang. Habis ini, insyaallah.

Daripada pada kena Corona? Dan efek ke urusan sosialnya? Ekonomi? Studi? Kerjaan? Usaha? Mending berlelah-lelah munajat.

Loading...

Bacaan ini bagus. Menunjukkan ketidakberdayaan kita menghadapi bala dan musibah apa pun. Dan Allah senang bila kita pasrah dan tawakal. Sambil kita nyempurnain ikhtiar.

Hawqolah ini juga bacaan surga. Dari khazanah ‘Arsy-Nya. Fadhilahnya banyak sekali. Secara siapa juga yang menghindarkan bala dan wabah dengan segala bentuknya, kecuali Allah sendiri.

Samain frekuensinya.

Juga sebagai mujahadhah dan riyadhah utama. Saya ngajak puasa sebulan penuh di bulan Syakban. Mulai besok. Supaya jadi puasa anti Corona, anti miskin, anti lapar, anti penyakit, anti kesusahan, anti kesulitan, serta anti penderitaan. Puasa hajat juga untuk semua hajat masing-masing, dengan membawa hajatnya satu bangsa, satu negeri, satu dunia. Bahwa kalau kena, ya tawakal. Yang terbaik dari Allah, tapi kita ikhtiar mujahadhah dan riyadhah dengan puasa sekalian. Puasa juga merupakan jalan tirakat yang hebat yang pernah saya kenal. Selain sedekah dan salat malam. Dengan berpuasa, enggak ada halangan antara kita dengan Allah. Dan saat itulah kita berdoa ini itu.

Kasih tahu yang lain, ya. Bismillah. Kita start besok nyaur.

Kita hajar Corona dengan ramai-ramai berpuasa dan mendekatkan diri kepada Allah. Tolong jangan merasa berat. Daripada daripada? Iya, enggak ? Lagian yang berat ini akan meringankan, insyaallah.

Salam dan bareng-bareng beritakan dan ajak yang lain. Utamanya keluarga besar Daarul Qur’an.

Oh ya, yang didebatkan itu, puasa yang 1-2 hari jelang Ramadan. Kalau sebulan penuh gini malah enggak. Hajar aja.

Artikel Asli
Sumber: kumparan

Loading...