1 Pleton Polisi Dikerahkan Jaga Rutan Solo Usai Kerusuhan

1 Pleton Polisi Dikerahkan Jaga Rutan Solo Usai Kerusuhan

Polda Jawa Tengah memindahkan 11 tahanan ke tiga Rutan di sejumlah wilayah. Satu pleton ditugaskan untuk pengamanan di Rutan Klas I Solo pasca kerusuhan.

Polda Jawa Tengah memindahkan 11 tahanan ke tiga Rutan di sejumlah wilayah. Satu pleton ditugaskan untuk pengamanan di Rutan Klas I Solo pasca kerusuhan.

"Total 11 tahanan dipindah. Di antaranya 6 tahanan di Polda Jateng, Sragen 2, dan Wonogiri 3. Keributan kemarin itu antara napi kasus 170 (penganiayaan) dan 363 (pencurian). Mereka masih proses menunggu putusan," kata Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono di Mapolda Jateng, Jumat (11/1).

Condro menyebut penyebab kerusuhan antara tahanan di Rutan Klas I Solo karena terprovokasi dua kelompok tahanan. Hingga kini, kasus tersebut masih ditangani Polresta Solo, dan mempertebal pengamanan satu pleton anggota.

"Untuk antisipasi keamanan kita sudah turunkan anggota Brimob dan Sabhara untuk penjagaan di lokasi Rutan Solo, dan sejumlah lokasi pemindahan tahanan di sejumlah rutan," ujarnya.

Selain itu, Condro mengaku telah bertemu dengan Kakanwil Kemenkumham Jateng untuk berkoordinasi terkait pengamanan di masing-masing lapas.

"Kemudian Polres-polres nanti di masing-masing lapas tersebut 1 regu lah kita pertebal. Termasuk juga pengunjung juga lebih diperketat," kata Condro.

Sebelumnya, kericuhan terjadi di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IA Solo, Kamis (10/1) siang. Sejumlah narapidana (napi) terlibat aksi saling lempar di dalam rutan. Kericuhan lebih besar hampir terjadi di luar tahanan, setelah muncul aksi solidaritas dari salah satu pelaku kericuhan.

Ratusan orang dari sebuah ormas bahkan sempat memenuhi pintu utama rutan yang terletak di ujung timur Jalan Slamet Riyadi, Gladag. Mereka datang setelah mendapat kabar dari pembesuk yang menceritakan bahwa napi teman mereka mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari napi lainnya.

Aksi saling lempar tersebut menimbulkan kepanikan sejumlah pembesuk dan petugas di rutan. Beruntung ratusan personel gabungan dari TNI dan Polri yang diterjunkan bisa mengamankan keadaan. Sehingga kericuhan yang lebih besar bisa dihindarkan.

Sebanyak 6 tahanan Rutan Kelas IA Solo yang terlibat keributan, kembali dipindahkan ke luar kota. Sehingga jumlah seluruh tahanan yang dipindahkan menjadi 12 orang.

Artikel Asli
Sumber: Merdeka.com