Demonstrasi Mahasiswa di Jayapura, Siswa SD-SMP Dipulangkan

Demonstrasi Mahasiswa di Jayapura, Siswa SD-SMP Dipulangkan

Sebagian siswa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Kota Jayapura, Papua, dipulangkan lebih awal pada Senin (23/9) pagi untuk alasan keamanan.

"Pulang lebih cepat karena adanya aksi demonstrasi," kata Agustina, seorang guru Sekolah Dasar di Distrik Abepura, Kota Jayapura, seperti dikutip dari Antara.

Sementara itu, orang tua siswa, Melani, menjemput anaknya ke sekolah karena khawatir demonstrasi menimbulkan gangguan keamanan.

"Anak saya sekolah di Abepura, makanya saya langsung jemput saja, menjaga jangan sampai terjebak demo seperti bulan lalu," katanya.

Loading...

Melani juga khawatir aksi demonstrasi kembali memicu pemblokiran akses internet di Kota Jayapura dan Papua sebagaimana beberapa waktu lalu.

"Yah, kalau begini pasti internet akan mati lagi seperti tempo hari," katanya.

Di depan auditorium Kampus Universitas Cenderawasih (Uncen) Bawah, sekitar 100 sampai 200 mahasiswa berkumpul untuk aksi mogok. Mereka diduga memprotes aksi rasialis terhadap mahasiswa Papua di Jawa Timur.

Aparat keamanan dari Brimob BKO Nusantara, Polda Papua, dan Polres Jayapura Kota telah menyekat Jalan Raya Abepura-Padang Bulan tepat di depan kampus Uncen Bawah.

Wakil Kepala Polda Papua Brigjen Pol Yakobus Marjuki dan Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano saat ini berada di sekitar Lampu Merah Abepura, di depan Kantor Wilayah Pos Maluku-Papua, untuk melihat situasi terkini Kota Jayapura.

Demonstrasi untuk menentang tindakan rasialis terhadap mahasiswa Papua di daerah lain pernah dilakukan pada 29 Agustus 2019 di Kota Jayapura. Aksi itu berujung perusakan dan pembakaran banyak fasilitas umum dan memicu pemerintah meliburkan seluruh sekolah selama sepekan.

Artikel Asli
Sumber: CNN Indonesia

Loading...