Dipanggil PSSI, Sriwijaya FC Akan Beberkan Identitas Mafia Bola

Dipanggil PSSI, Sriwijaya FC Akan Beberkan Identitas Mafia Bola

Manager Sriwijaya FC, Ucok Hidayat, memberikan suntikan moril kepada Beto dan Tijani serta pemain Sriwijaya lainnya usai kalah dari Bali United dalam lanjutan Liga 1, Senin (30/10/2017).(Berry Subhan Putra/Kompas.com)

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sriwijaya FC akan membeberkan identitas mafia bola yang meneror klub untuk pengaturan skor Liga 1. Ini dilakukan setelah pihak manajemen Laskar Wong Kito mendapatkan panggilan dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terkait isu tersebut.

Manajer Sriwijaya FC, Ucok Hidayat, menjelaskan, mereka siap memberikan keterangan untuk mengungkap para pelaku mafia bola yang mencoba menyuap Yu Hyun Koo dengan uang senilai Rp 400 juta untuk pengaturan skor.

"Kami akan sampaikan semua. Undangan dari PSSI untuk memberikan keterangan sudah saya terima," kata Ucok, Kamis (6/12/2018).

Ucok melanjutkan, pada pemanggilan tersebut, mereka juga akan memberikan klarifikasi terkait isu yang menyebutkan bahwa kapten tim Sriwijaya FC mendapatkan tawaran dari pihak Arema FC untuk pengaturan skor pada laga Minggu (9/12/2018).

Padahal, menurut Ucok, Yu Hyun Koo tak sekalipun menyebutkan nama klub Liga Indonesia dalam pernyataan itu.

"Sehubungan berita di medsos itu, nanti sekalian kami akan berikan klarifikasi. Hari ini adalah pemanggilan pertama, tetapi saya masih di Madinah menuju ke Mekkah untuk ibadah umrah. Setelah pulang saya akan langsung hadir dan memberikan klarifikasi," ujarnya.

Terpisah, Asisten Manajer Sriwijaya FC Ahmad Haris menambahkan, isu yang dipelintir oleh orang tak bertanggung jawab terkait pernyataan Yu Hyun Koo sangat mengganggu mereka.

Dalam pemanggilan PSSI tersebut, mereka akan membeberkan dan memberikan keterangan secara jelas.

"Yu Hyun Koo juga siap memberikan keterangan, manajemen akan mendampingi, biar PSSI yang bekerja dan melanjutkan prosesnya," ungkap Haris.

Penulis: Kontributor Palembang, Aji YK Putra Editor: Aloysius Gonsaga AE

Artikel Asli
Sumber: Kompas.com