Dua Pelaku Penusukkan Wiranto: Laki-Laki Pakai Belati, Perempuan Bawa Gunting

Dua Pelaku Penusukkan Wiranto: Laki-Laki Pakai Belati, Perempuan Bawa Gunting

Saat melakukan penyerangan, SA menggunakan belati. Sedangkan FA menggunakan gunting.

Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir mengatakan dua orang pelaku penusukkan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menggunakan dua senjata tajam. Yakni pisau belati mirip kunai dan gunting. Akibat peristiwa itu, Wiranto mengalami dua luka tusukan di perut sebelah kiri.

Dua pelaku berinisial SA warga Medan, Sumatera Barat dan FA warga brebes. Kedua pelaku yang merupakan pasangan suami istri tersebut baru tinggal dua bulan di Menes, Pandeglang.

Saat melakukan penyerangan, SA menggunakan belati. Sedangkan FA menggunakan gunting.

"Pada saat beliau menyalami warga ada ada anggota masyarakat suami istri yang menerobos masuk penjagaan kemudian upaya melakukan penganiayaan terhadap beliau. Laki-laki pakai belati, perempuan pakai gunting," kata Kapolda Banten di RSUD Pandeglang, Kamis (10/10).

Loading...

Saat ini kedua pelaku sudah diamankan dan sedang dilakukan pendalaman terkait motif pelaku menyerang mantan Panglima TNI tersebut. Kedua pelaku diamankan di Mapolres Pandeglang.

"Pelaku sudah diamankan dan sedang dilakukan pendalaman. Motif masih dalam pengembangan penyidikan," katanya.

Selain Wiranto, Tomsi menyebutkan ada tiga korban akibat penyerangan yang dilakukan oleh pasangan suami istri yakni Kapolsek Menes Kompol Daryanto, Mantan Ajudan Wiranto H. Fuad sekaligus tokoh masyarakat Menes dan Ajudan Dandrem.

Artikel Asli
Sumber: Merdeka.com

Loading...