Kartu ATM dan 4 Benda Lain yang Sebaiknya Tak Ditaruh di Dompet

Kartu ATM dan 4 Benda Lain yang Sebaiknya Tak Ditaruh di Dompet

Ilustrasi Dompet. (iStock)

Liputan6.com, Jakarta - Ada dua benda yang selalu wajib kita bawa kemana pun kita pergi, yaitu ponsel dan dompet. Dua benda itu sama pentingnya sehingga kalau salah satu atau apalagi keduanya hilang, kita seperti kehilangan segalanya.

Dompet mungkin dianggap lebih penting karena Anda tentu menyimpan banyak informasi di dalamnya seperti KTP, SIM, kartu ATM dan kartu-kartu lainnya dan tentu saja uang tunai. Anda mungkin membawa banyak barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Untuk memulainya, cobalah memeriksa hal-hal yang seharusnya tidak disimpan di dalam dompet.

Menyingkirkan barang-barang tidak berguna dari dalam dompet adalah langkah awal yang bagus untuk memangkas anggaran, meringankan beban Anda, sehingga Anda bisa lebih fokus pada hal-hal penting saja.

Kalau terlalu banyak menyimpan benda di dalam dompet dan sewaktu-waktu hilang atau dicuri, Anda bisa mengalami masalah besar. Seperti dilansir dari Brightside.me, ada lima benda yang sebaiknya jangan disimpan di dalam dompet.

Kartu Debit

Kartu Debit atau kartu ATM memang termasuk benda yang selalu kita simpan di dalam dompet. Beberapa orang memilki dua atau bahkan lebih dari dua kartu ATM. Tapi, sebaiknya bawa satu saja kartu ATM kalau memang berencana melakukan transaksi di ATM. Atau kalau bisa, maksimalkan layanan elektronik seperti Internet Banking yang sudah banyak digunakan.

Kartu Kredit

Beda isi dompet cewek dengan cowok. (Foto: aliexpress.com)

Mereka yang memiliki kartu kredit biasanya menyimpannya di dalam dompet. Tapi sebaiknya membawa kartu kredit di dalam dompet hanya kalau akan menggunakannya saja, apalagi frekuensi penggunaannya tidak sesering kartu debit atau ATM. Jangan lupa membuat fotokopi dari kartu kredit Anda lalu disimpan di tempat lain agar lebih mudah mengurusnya saat dompet Anda hilang.

Lembaran Tanda Terima

Anda mungkin sering menyimpan tanda terima dari transaksi di ATM atau saat berbelanja. Hal itu sebaiknya jangan dibiasakan karena kalau dompet Anda hilang karena dicuri, lembaran-lembaran tersebut bisa digunakan untuk mencari informasi mengenai diri Anda.

Atau bisa saja disalahgunakan untuk mengklaim sesuatu pada pihak band atau tempat berbelanja yang ada di lembaran tersebut. Lembaran atau dokumen seperti ini sebaiknya dibuang atau dimusnahkan saja kalau memang tidak diperlukan lagi.

 

USB atau Flash Disk

Ilustrasi dompet (dok. Pixabay.com/Putu Elmira)

Mungkin tak banyak orang yang menyimpan USB Flash Disk di dalam dompet. Tapi karena bentuknya yang semakin lama semakin bervariasi dan ada yang bentuknya sangat kecil, ada juga yang menyimpannya di dalam dompet.

USB bisa saja rusak karena terlipat di dalam dompet. Ada baiknya benda yang banyak menyimpan informasi penting seperi ini jangan disimpan di dalam dompet. Bahkan, sebaiknya jangan dibawa berpergian kalau memang tidak digunakan.

Alat Kontrasepsi

Ada beberapa orang yang menyimpan alat kontrasepsi seperti kondom di dalam dompet. Mereka mungkin perlu membawa benda seperti itu kalau sewaktu-waktu perlu digunakan. Tentu tak terlalu jadi masalah kalau misalnya Anda kehilangan kondom atau alat kontrasepsi lainnya.

Yang jadi masalah, bahan seperti kondom yang mengandung lateks bisa rusak kalau ada unsur panas di dalam dompet. Apalagi kalau bersentuhan dengan benda yang ujungnya runcing seperti kunci, bisa membuat lubang kecil di dompet yang mungkin sulit Anda ketahui.

 

 

Artikel Asli
Sumber: Liputan6.com