Novel Bamukmin Siap Buka Alibi di Kasus Ninoy Karundeng

Novel Bamukmin Siap Buka Alibi di Kasus Ninoy Karundeng

JURU Bicara PA 212 Novel Chaidir Hasan Bamukmin memastikan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya besok, Kamis (10/10). Polisi mengagendakan pemeriksaan terhadap Novel Bamukmin sebagai saksi dalam kasus penculikan dan penganiayaan terhadap pegiat medsos sekaligus relawan Jokowi, Ninoy Karundeng.

"Saya pastikan besok hadir memenuhi panggilan kepolisian. Surat pemanggilan juga sudah saya terima. Saya akan jelaskan semua apa adanya asalkan polisi kita bekerja dengan profesional, bukan karena niat dan motif tertentu. Karena sampai hari ini, pemberitaan dari kepolisian sudah banyak menyudutkan saya termasuk mengatakan saya ada di lokasi saat kejadian. Itu sama sekali tidak benar," kata Novel saat berbincang dengan mediaindonesia.com di Jakarta, Rabu (9/10).

*Baca juga: *

Novel mengaku sedang tidak berada di lokasi Masjid Jami Al Falah, Pejompongan, saat kejadian yang disebut sebagai penculikan dan penganiayaan terhadap Ninoy Karundeng,

Loading...

"Saat kejadian itu, siang saya berada di PN Jakpus untuk urusan kerjaan saya sebagai kuasa hukum. Sehabis maghrib, saya pulang ke rumah jalan kaki karena jalanan sudah susah ke mana-mana karena ada kerusuhan. Makanya saya baru bisa sampai rumah pukul 23.00 WIB dan langsung istirahat. Apalagi, baterai telepon seluler (ponsel) saya sudah low dan pagi harinya saya baru dapat kiriman video Ninoy. itu pun saya tidak respons karena saya anggap biasa mungkin orang lagi curhat saja," kata Novel.

Ia baru menyadari video yang diterima itu hangat diperbincangkan saat sudah ramai di media sosial (medsos). "Benar, masjid itu memang di kampung tempat saya tinggal, sekitar 500 meter. Tetapi saya sama sekali tidak mengetahui ada peristiwa itu. Saya akan pastikan cerita apa adanya ke polisi asalkan saja polisi benar-benar profesional. Boleh juga buka semua CCTV apakah ada saya di lokasi saat itu," pungkasnya. (X-15)

 

Artikel Asli
Sumber: Media Indonesia

Loading...