Pemprov Sulsel Akan Amankan Aset Rumah Dinas di Jalan Adiyaksa

Pemprov Sulsel Akan Amankan Aset Rumah Dinas di Jalan Adiyaksa

Pemprov Sulsel Akan Amankan Aset Rumah Dinas di Jalan Adiyaksa

MAKASSAR - Setelah memasang papan bicara hak atas kepemilikan lahan di atas Stadion Andi Mattalatta Mattoanging, Makassar, Pemrov Sulsel melanjutkan perburuan untuk mengamankan sejumlah aset daerah lainnya.

Aset tersebut berupa rumah dinas yang teletak di Jalan Adiyaksa Nomor 1 Kota Makassar. Bangunan dan lahan tersebut juga masuk dalam daftar prioritas penertiban dan pengamanan 24 aset Pemprov Sulsel dengan melibatkan lembaga kejaksaan yang diberi surat kuasa khusus (SKK) untuk itu.

Kepala Biro Pengelolaan Barang dan Aset Daerah Setprov Sulsel, Nurlina mengatakan, dalam waktu dekat akan dipasang papan bicara terkait kepemilikan Pemprov Sulsel atas aset di Jalan Adhyaksa itu.

"Untuk rumah dinas (di) Jalan Adhyaksa, Pemprov sudah SKK kepada kejaksaan tinggi selaku JPN (jaksa pengacara negara) untuk menindaklanjuti," kata Nurlina yang dikonfirmasi KORAN SINDO.

Loading...

Dari data yang dihimpun, aset rumah dinas tersebut di bawah pengelolaan Dinas Perindustrian Sulsel. Rumah dinas yang berdiri di atas lahan seluas 900 meter persegi itu sudah berdiri sejak tahun 1977. Aset tersebut saat ini dikuasai oleh salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Pemprov Sulsel telah membuat surat teguran kepada penghuni agar mengosongkan rumah dinas itu. Hal itu ditindaklanjuti dengan persuratan kepada LSM bersangkutan dengan nomor 356/2938/B.Aset tertanggal 29 April 2019. Di samping tetap membiarkan proses ini berjalan melalui JPN Kejati Sulsel.

Makanya Nurlina berharap aset yang dikuasai LSM tersebut bisa segera ditertibkan dengan langkah yang sudah ditempuh itu. Termasuk rencana pemasangan papan bicara sebagai penegasan kepemilikan aset. "Kita lihat proses selanjutnya," singkat Nurlina.

Dalam catatan Biro Pengelolaan Barang dan Aset, sebanyak 41 aset Pemprov Sulsel bermasalah selama bertahun-tahun. Dari total itu, Pemprov Sulsel meminta bantuan kepada Kejati Sulsel untuk menertibkan dan mengamankan 24 aset agar tidak jatuh kepada pihak ketiga. Pemprov Sulsel menerbitkan 24 SKK yang ditujukan ke Kejati Sulselbar. Sebanyak 18 SKK dikirim sejak 7 Mei dan 6 lainnya pada 10 Mei.

Dari seluruh SKK yang diterbitkan, empat diantaranya masuk skala prioritas oleh tim Korsupgah KPK. Semuanya berada di wilayah Kota Makassar, yakni tanah dan bangunan kompleks Stadion Mattoanging di Jalan Cendrawasih yang kini dikuasai Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS), tanah dan bangunan gedung PWI di Jalan AP Pettarani, tanah dan bangunan kawasan Benteng Somba Opu yang juga diklaim PT GMTD, dan tanah dan bangunan rumah dinas di Jalan Adiyaksa.

Artikel Asli
Sumber: SINDOnews

Loading...