Penyerang Sinagoga di Jerman Lontarkan Ujaran Anti-Semit

Penyerang Sinagoga di Jerman Lontarkan Ujaran Anti-Semit

SEORANG pria bersenjata menembak mati dua orang di Jerman timur, Rabu (9/10) waktu setempat, setelah berusaha memasuki sebuah sinagoga tempat lusinan orang tengah merayakan hari besar Yahudi.

Tersangka langsung menyiarkan serangannya pada platform video gim daring sebelum ditangkap.

Di video, yang sekarang sudah dihapus, tersangka terlihat melontarkan komentar anti-Semit dan slogan neo-Nazi di depan kamera sebelum berangkat ke sebuah sinagoga di Kota Halle dan menembaki pintu rumah ibadah tersebut.

Setelah gagal masuk, pria bersenjata itu menembak mati dua orang di dekatnya.

Loading...

Tersangka adalah seorang pria Jerman berusia 27 tahun yang bertindak sendiri, menurut media setempat.

*Baca juga: *

"Menurut jaksa federal, ada indikasi yang cukup bahwa serangan itu memiliki motif ekstrem sayap kanan," kata Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer.

Video dari tempat kejadian menunjukkan tersangka mengenakan pakaian tipe militer dan menggunakan beberapa senjata dalam serangan itu.

Media Jerman mengidentifikasi tersangka sebagai Stephan Balliet, 27. Pelaku digambarkan sebagai pria penyendiri neo-Nazi tanpa teman yang menghabiskan berhari-hari di depan komputernya.

Polisi di Jerman, Rabu (9/10), mengonfirmasi seorang pria yang ditangkap adalah tersangka dalam serangan mematikan yang menargetkan sebuah sinagoga di kota Halle ketika orang-orang Yahudi merayakan Yom Kippur.

Sementara itu, Kanselir Jerman Angela Merkel mengutuk serangan penembakan maut itu.

Ia mengungkapkan solidaritas untuk semua orang Yahudi pada hari suci Yom Kippur. Kanselir kemudian menghadiri acara peringatan untuk para korban di sinagoga utama Berlin. (AFP/Times of Israel/OL-2)

Artikel Asli
Sumber: Media Indonesia

Loading...