Presiden Jokowi Pastikan 285 WNI yang Pulang dari Natuna Seluruhnya Sehat

Presiden Jokowi Pastikan 285 WNI yang Pulang dari Natuna Seluruhnya Sehat

Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas (Ratas) terkait evakuasi WNI dari China di Halim Perdanakusumah, Jakarta. Foto: Dok. Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden

Masa observasi 285 orang yang ada di Kepulauan Natuna, berakhir Sabtu (15/2), besok. Presiden Jokowi memastikan 285 orang tersebut dalam kondisi sehat dan siap kembali berkumpul bersama keluarga.

Dia menegaskan, mereka telah menjalani masa observasi yang sesuai dengan protokol kesehatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Itu proses protokol kesehatan dari WHO yang kita ikuti secara ketat, karantina di Natuna juga ketat diawasi, dicek harian. Sekarang sudah 14 hari, memang protokolnya seperti itu," kata Jokowi dalam keterangannya di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat, (14/2).

Jokowi menepis kekhawatiran dari berbagai pihak terkait kondisi kesehatan mereka. Dia mengisyaratkan mereka yang dikembalikan ke daerah masing-masing kini dalam keadaan sehat.

Loading...

"Jadi kalau sekarang mereka kembali ke masyarakat ya itu dipastikan bahwa prosedur sudah dilalui dan kembali," tuturnya.

Sebagai catatan, 285 orang yang diobservasi di Natuna, segera dipulangkan Sabtu besok. Mereka terdiri dari 237 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei, 1 WNA (suami dari WNI), 5 anggota tim pendahulu KBRI Beijing, dan 42 orang dari tim penjemput termasuk kru pesawat dan petugas kesehatan.

Warga Negara Indonesia yang dievakuasi dari Wuhan, melakukan senam bersama prajurit TNI di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna. Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Dari Natuna, rencananya mereka akan dibawa ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Setelah itu, dengan sendirinya akan kembali ke daerah masing-masing.

Wapres Ma'ruf Amin juga sebelumnya menjamin ratusan WNI yang akan pulang dalam kondisi sehat dan negatif virus corona. Sebab, mereka sudah menjalani 14 hari masa observasi sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Kan seperti dijelaskan oleh Menkes bahwa inkubasi itu terjangkit atau tidak memerlukan waktu 14 hari. Artinya, setelah 14 hari dianggap sudah tidak terpapar atau terjangkit virus itu," kata Ma'ruf di Kantor Wapres, Jakarta Pusat, Kamis (13/2).

Artikel Asli
Sumber: kumparan

Loading...