Rata-rata Ini Alasan Pasangan Bisa Putus Meski Masih Saling Cinta

Rata-rata Ini Alasan Pasangan Bisa Putus Meski Masih Saling Cinta

iStock.com

Kita semua tahu bahwa butuh usaha untuk bisa mempertahankan sebuah hubungan yang bahagia. Itu karena dalam sebuah hubungan, cinta saja tidak cukup. Harus ada kesabaran, toleransi, pengertian, dan kesetiaan. Gabungan dari semua itulah yang dinamakan komitmen. 

Namun, mengapa ada beberapa pasangan yang sebetulnya masih saling cinta tapi memutuskan untuk bubar? Padahal dari luar mereka terlihat sebagai pasangan dengan relationship goals. Yah, alasannya bisa beragam. Meskipun sebagian orang di luar sana berpendapat bahwa cinta harus dipertahankan apapun yang terjadi, pada dasarnya cinta itu juga berarti melepaskan. 

*1. Perbedaan Pandangan *

Dalam sebuah hubungan, jika kalian tidak lagi sejalan dalam hal tujuan, keinginan, dan prinsip, maka akan sangat sulit untuk bisa bertahan. Contohnya, kamu ingin menikah di usia muda. Pacarmu sebaliknya, ia ingin meraih sukses dulu, baru memikirkan soal rumah tangga. Atau setelah menikah, kamu masih ingin berkarir sementara calon suamimu malah ingin kamu jadi ibu rumah tangga. Yang seperti ini, jika dipertahankan, justru akan menyakiti kedua belah pihak. Karena dalam hubungan yang sehat, kedua belah pihak harus sejalan dan sepikiran. 

*2. Berjalan ke Arah yang Berbeda *

Tahun depan kamu berencana untuk ambil beasiswa dan meneruskan kuliah. Sementara itu, tahun depan juga pacarmu bermaksud untuk melamar. Meskipun menikah sambil kuliah bukan hal yang tidak mungkin, kamu ingin fokus ke pelajaran sementara ia ingin fokus ke rumah tangga. Di sini sudah jelas kalau kalian berjalan ke arah yang berbeda. Berbeda dengan soal prinsip di poin sebelumnya, di poin ini lebih ke masalah perencanaan masa depan. Rencana kalian berdua tidak cocok terhadap satu sama lain. Jika dipaksakan, akan ada banyak korban perasaan yang ujung-ujungnya membuat salah satu pihak sakit hati. 

*3. Jadi Terlalu Tergantung Pada Pasangan *

Ini nih yang sering terjadi. Kita terlalu cinta pada pacar sehingga rela melakukan segalanya demi dia. Kita bahkan sudah melebur ke dalam kehidupan sehari-harinya. Dalam prosesnya, kita jadi kehilangan diri kita sendiri. Ada begitu banyak hal yang dikorbankan demi bisa bersama-sama bareng pacar, atau membuatnya bahagia. Sebetulnya berkorban itu bukan hal yang jelek. Malah bagus. Tapi kalau sudah keterlaluan sampai kamu kehilangan jati dirimu, inilah tanda bahwa hubungan kalian tidak sehat. Kamu jadi menggantungkan kebahagiaanmu pada pasangan. Tidak ada dia berarti tidak bahagia. Padahal pemikiran tersebut salah besar. Kamu harus bahagia dengan atau tanpa orang lain dan tidak berubah menjadi orang lain demi siapapun. 

Artikel Asli
Sumber: facetofeet.com