Sumbar Dapat Kiriman 30,9 Ribu Dosis Vaksin Corona, Mahyeldi Berharap Tetap Ada Tambahan

Sumbar Dapat Kiriman 30,9 Ribu Dosis Vaksin Corona, Mahyeldi Berharap Tetap Ada Tambahan

Padang,– Sumatra Barat (Sumbar) kembali dapat kiriman 30,9 ribu dosis vaksin. Kabar baik ini diketahui dari surat Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang dikirim tanggal 17 Juli 2021.

Loading...

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyebutkan, kedatangan vaksin ini tentunya akan mempercepat kelanjutan pelaksanakan vaksinasi, setelah stok vaksin Sumbar habis.

Mahyeldi juga mengatakan sesuai arahan Presiden pada rapat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) beberapa waktu lalu, diperlukan percepatan laju vaksinasi sehingga cakupan vaksinasi Covid 19 makin tinggi dan merata dalam mencapai herd immunity.

“Persentase alokasi distribusi vaksin, 40 persen untuk Dinas Kesehatan termasuk sentra vaksinasi di provinsi, 30 persen masing-masing TNI dan Polri,” ujar Mahyeldi, Minggu (18/7/2021).

Mantan Wali Kota Padang ini juga menyampaikan, surat permintaan tambahan vaksin yang disampaikan pada hari Jumat lalu, tetap diharapkan akan ada tambahan vaksin kepada masyarakat Sumbar.

“Pemprov Sumbar melalui Dinas Kesehatan telah menyurati Kementerian Kesehatan untuk permintaan 50.000 vial vaksin setara 500 ribu dosis vaksin tentu menjadi harapan masyarakat Sumbar,” ungkapnya.

Mahyeldi mengaku senang karena minat masyarakat untuk vaksin akhir-akhir meningkat tinggi. Tentu, lanjut dia, semua ini akan memudahkan mencapai target pelaksanaan vaksin di Sumbar.

“Kita berterima kasih dan mengapresiasi pelaksanaan pemberian vaksin oleh TNI, Polri dan stakeholder lainnya yang berpartisipasi dalam percepatan pemberian vaksin bagi masyarakat Sumbar, semoga menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” ujar Mahyeldi.

Dirjen P2P Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu, dalam suratnya menyampaikan, alokasi vaksin Covid-19 agar dapat dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan dosis dua bagi setiap peserta yang telah memenuhi waktu interval pemberian dosis pertama. (Rb)

Loading...