Tolak Rujuk, Suami Nekad Tusuk Lambung Istri Pakai Senjata Tajam

Tolak Rujuk, Suami Nekad Tusuk Lambung Istri Pakai Senjata Tajam

LIMAPULUH KOTA,-- Malang nian nasib wanita ini. Hanya gara-gara menolak rujuk saat diminta suami, malah ibu rumah tangga bernama Nofrilem Soswita (43 tahun) warga Jorong Balai Mansiro, Kenagarian Guguk VIII Koto, Kecamatan Guguk, Kabupaten Limapuluh Kota ini, justru dianiayai oleh suaminya berinitial JM (52 tahun) warga Jorong Asam Panjang, Kenagarian Sungai Rimbang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota, pakai senjata tajam (sajam)

Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis melalui Kapolsek Guguk, Iptu M.Arvi didampingi Kanit Reskrim Aiptu Mansyurdin kepada awak membenarkan telah mengamankan seorang pria berinitial JM, karena telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap istrinya Nofrilem Soswita.

“Peristiwa tindak pidana penganiayaan dengan senjata tajam (sajam) tersebut, seperti laporan yang diterima dari korban tertuang dalam Laporan Polisi Nomor:LP/B/29/IV/2019/Sektor Guguk tanggal 14 April 2019 tentang Tindak Pidana Penganiyaan, terjadi Minggu (14/4) sekira jam 10.30 Wib,” ungkap Iptu M.Arvi.

Menurut Iptu M. Arvi, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di rumah korban di Jorong Balai Mansiro, Kenagarian Guguk VIII Koto, Kecamatan Guguk. Kejadian berawal pada saat pelaku atau terlapor datang menemui orang tua korban dan niatnya meminta untuk rujuk kembali dengan istrinya Nofrilem Soswita.

“Korban Nofrilem Soswita dan tersangka JM sudah berpisah atau sedang mengurus perceraian. Pada saat itu, pelaku meminta supaya korban dapat rujuk kembali dengannya,” ungkap Iptu M.Arvi.

Meskipun niat rujuk itu sudah disampaikan tersangka kepada orang tua korban termasuk kepada korban, Namun wanita itu tidak mau diajak rujuk oleh suaminya, sehingga terjadi cekcok dan berujung pada penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka tusuk senjata tajam di bagian perut yang dilakukan oleh terlapor. Setelah melakukan penganiayaan tersebut, tersangka meninggalkan korban dalam kondisi bersimbah darah dengan bekas tusukan senjata tajam di bangian perutnya.

“Atas kejadian tersebut, korban merasa tidak senang karena telah dirugikan kemudian melaporkan peristiwa penganian dengan senjata tajam itu kepada Polsek Guguk,” ungkap Iptu M. Arvi,

Diungkapkan Iptu M. Arvi, atas laporan dari korban telah terjadinya tindak penganian tersebut, tersangka ditangkap dan telah diamankan di sel tahanan Mapolsek Guguk untuk pengusutan lebih lanjut.

Sementara kondisi korban yang menderita luka tusukan di bagian perut cukup parah, terpaksa dilarikan ke RS Achmad Muchtar Bukittinggi, untuk perawatan lebih intensif. (*)