Wapres Ma'ruf Sebut Dakwah Harus Toleran

Wapres Ma'ruf Sebut Dakwah Harus Toleran

Wapres Maruf Amin saat ditemui wartawan di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta para pendakwah menyebarkan nilai-nilai toleransi dalam Islam.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf saat membuka Rapat Koordinasi Dakwah Nasional Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (2/12/2019).

"Kita mengajarkan juga hidup di dalam suasana toleran. Makanya jangan sampai intoleran. Baik di dalam kita sesama Muslim, sesama Islamiyah," kata Ma'ruf.

"Sepanjang itu, kita di dalam wilayah perbedaan itu namanya kita harus toleran," lanjut dia.

Loading...

Baca juga: Menteri Agama Ingin Pelayanan Publik Bawa Semangat Toleransi

Ma'ruf mengatakan, Indonesia merupakan negara yang dihuni berbagai penganut agama. Oleh karena itu, pesan yang harus disampaikan oleh para pendakwah ialah bersikap toleran.

Ia mengatakan, di dalam Islam pun muncul berbagai perbedaan pemahaman. Karenanya, ia mengatakan, sesama umat Islam juga harus toleran.

Ia menyarankan para pendakwah harus membangun narasi yang penuh kedamaian. Pasalnya, saat ini Indonesia tidak sedang mengalami konflik antar-agama.

Baca juga: Ini 4 Agenda Prioritas untuk Tingkatkan Toleransi dan Atasi Radikalisme Menurut Setara Institute

"Bangun narasi saling mencintai, saling menyayangi. Bukan saling membenci dan saling memusuhi. Ini prinsip-prinsip yang harus kita kembangkan," ujar Ma'ruf.

"Makanya saya mengajak bahwa narasi yang dibangun dalam berdakwah adalah narasi kerukunan, bukan narasi konflik di dalam berbagai hal," lanjut dia. 

 

Penulis: Rakhmat Nur HakimEditor: Fabian Januarius Kuwado

Artikel Asli
Sumber: Kompas.com

Loading...