Ketua Viking soal Kematian Haringga Sirla: Kita Introspeksi

Ketua Viking soal Kematian Haringga Sirla: Kita Introspeksi

Haringga Sirla, korban tewas pada laga Persija vs Persib (Foto: istimewa)

Kematian suporter Persija Jakarta Heringga Sirla menambah catatan panjang muramnya dunia pendukung tim sepak bola di tanah air. Heringga yang tewas setelah dikeroyok oleh oknum Bobotoh - sebutan pendukung Persib Bandung - menyisakan luka mendalam bagi masyarakat sepak bola di Indonesia. 

Tak terkecuali kelompok terbesar pendukung Persib Bandung, Viking Persib Club. Melalui ketua umumnya, Heru Joko, Viking sangat menyesalkan kejadian ini masih terus berlanjut. 

“Ya, pasti kami keluarga besar Viking dan bobotoh sangat berduka dengan kejadian ini. Kami tidak ingin kejadian ini terjadi,” ujar Heru kepada wartawan di mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Senin(24/9). 

Heru mengatakan, saat ini Viking dan Jakmania tengah bersusah payah untuk mengakhiri rivalitas antara mereka. Namun, ia mengakui hal itu sulit terwujud lantaran yang harus ia kendalikan adalah supporter bola yang memilki beragam latar belakang, karakter dan kedewasaan. 

“Yang pasti adanya kejadian ini kita intropeksi diri. Kita mulai lagi untuk lebih baik lagi. Yang pasti kita minta maaf atas kejadian kemarin. Kami tidak bermaksud begitu, kami tidak memerintahkan begitu, kami tidak ada upaya ke sana,” katanya.

Ia pun mengaku sudah bertemu dengan petinggi Jakmania setelah kejadian tersebut. Pihaknya langsung mengucapkan bela sungkawa atas kematian Heringga. 

“Kami subuh sudah di Polrestabes, sudah ketemu dan akan ditingkatkan lagi. Hubungan kita sama The Jak sudah bagus, kemarin efek-efek yang rasis yang negatif sudah kurang tapi harus ditingkatkan lagi tapi yang penting sudah bagus,” kata dia. 

Haringga Sirla tewas seketika setelah dihantam beramai-ramai oleh oknum massa yang menggunakan atribut pendukung Persib (bobotoh). Haringga merupakan pendukung Persija Jakarta yang hadir menyaksikan laga Persib vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Minggu (23/9). 

Menurut keterangan polisi, Heringga dikeroyok oleh oknum Bobotoh saat hendak memasuki stadion dari gerbang biru. Heringga mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala. Ia dihantam oleh benda-benda tumpul seperti kayu, besi, dan kaca. 

Artikel Asli
Sumber: kumparan